Harga Kripto Mayoritas Turun, Tapi Ada yang Tetap bertahan di Jalur Hijau
Seiring dengan ketidakpastian dalam kebijakan moneter global dan pergerakan dolar Amerika Serikat, harga kripto selama 24 jam terakhir mengalami pergerakan variatif. Mayoritas aset digital papan atas tercatat berada di zona merah, namun beberapa kripto berhasil bertahan di jalur hijau meski hanya dengan kenaikan tipis.
Bitcoin dan Ethereum Berada di Zona Merah
Bitcoin (BTC) masih memimpin sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencapai USD 1,54 triliun. Namun, dalam 24 jam terakhir, harga BTC mengalami penurunan 1,83% menjadi USD 76.949,55. Sementara Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua, turut mengalami tekanan dengan penurunan 3,08% dan diperdagangkan di level USD 2.123,96. Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini mencapai USD 256,17 miliar, menegaskan posisinya sebagai aset utama di sektor altcoin.
Aset Kripto Yang Bertahan
Meskipun mayoritas kripto mengalami penurunan, ada beberapa aset digital yang tetap bertahan di jalur hijau. Misalnya, TRON (TRX), HYPE, dan LEO berhasil menguat tipis di tengah koreksi pasar yang tengah melanda.
Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) relatif stabil di harga USD 0,9992 dengan koreksi tipis 0,02%. Kapitalisasi pasar USDT mencapai USD 189,73 miliar. Di sisi lain, BNB turut mengalami pelemahan 1,78% ke posisi USD 643,32 dengan kapitalisasi pasar USD 86,63 miliar. XRP juga mengalami penurunan 2,45% ke level USD 1,38 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 85,66 miliar.
