Aksi Green SM dan Korlantas Polri: Bersama Meningkatkan Keselamatan Ride-Hailing di Indonesia
Kemacetan yang semakin parah dan tekanan kerja yang meningkat bagi pengemudi transportasi online di Indonesia membuat kualitas perilaku berkendara di jalan raya masih menjadi permasalahan serius. Dalam konteks ini, keselamatan transportasi online menjadi isu penting yang perlu penanganan lebih serius. Green SM, perusahaan ride-hailing listrik yang baru meramaikan pasar Indonesia, melakukan langkah yang cukup signifikan dengan menggandeng Korlantas Polri dalam program pelatihan keselamatan berkendara skala nasional.
Pelatihan Keselamatan Berkendara 7.000 Pengemudi
Program pelatihan ini dimulai dengan melibatkan lebih dari 300 pengemudi dan akan diperluas hingga mencakup sekitar 7.000 peserta sepanjang tahun 2026. Langkah ini bukan hanya sekadar agenda tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan juga merupakan bentuk komitmen Green SM dalam meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan sebagai bagian dari persaingan dalam industri ride-hailing di Tanah Air.
Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Serpong menjadi tempat berlangsungnya pelatihan sejak 18 Mei 2026, di mana para pengemudi diberikan materi mulai dari teknik defensive driving, penanganan kondisi darurat, etika pelayanan, hingga pemahaman regulasi lalu lintas nasional. Pendekatan langsung berbasis praktik lapangan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam perubahan perilaku berkendara para pengemudi.
Peran Korlantas Polri dalam Meningkatkan Profesionalisme Pengemudi
Kerja sama antara Green SM dan Korlantas Polri ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya lebih luas dalam memperbaiki budaya keselamatan lalu lintas nasional yang masih memerlukan perhatian serius. Kualitas sumber daya manusia di balik kemudi kendaraan menjadi salah satu poin penting yang perlu ditingkatkan, mengingat data kecelakaan lalu lintas menunjukkan bahwa faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan di jalan raya.
Dengan inisiatif pelatihan seperti ini, diharapkan standar keselamatan dan kualitas layanan dalam industri ride-hailing di Indonesia dapat terus meningkat, tidak hanya demi keamanan pengguna jasa, tetapi juga keselamatan publik secara keseluruhan.



