Franchise Assassin’s Creed telah mendapatkan kejelasan mengenai arahnya dengan penunjukan 3 pimpinan baru yang akan mengatur seri game ini ke depan. Kepergian Marc-Alexis Côté, mantan pimpinan franchise, dan permasalahan hukum yang diajukan terhadap Ubisoft telah membuat para penggemar merasa khawatir tentang masa depan Assassin’s Creed. Restrukturisasi dalam Ubisoft yang menyebabkan penurunan skala studio dan game juga menimbulkan ketidakpastian di kalangan penggemar mengenai kepemimpinan franchise ini.
Ubisoft akhirnya memberikan kejelasan dengan mengumumkan kehadiran 3 pimpinan baru yang akan bertanggung jawab atas pengembangan Assassin’s Creed ke depan. Martin Schelling akan menjadi pimpinan tertinggi untuk brand Assassin’s Creed, menggantikan Marc-Alexis. Sebelumnya, Martin telah terlibat dalam pengembangan AC Revelations, Black Flag, Origins, dan Valhalla, serta pernah menjabat sebagai Chief Production Officer di Ubisoft sebelumnya.
Selain itu, Jean Guesdon akan menempati posisi Head of Content dengan pengalaman sebagai creative director untuk Origins dan Black Flag. Pengalamannya dalam menghasilkan tema artistik di kedua game tersebut diharapkan dapat membantu dalam arah kreatif franchise ini secara keseluruhan. Sedangkan François de Billy akan menjadi Head of Production Excellence, dengan fokus pada peningkatan produksi dan eksekusi brand. Sebelumnya, François telah menjabat sebagai Production Director di Valhalla dan Origins.
Kehadiran ketiga pimpinan baru ini diharapkan dapat mempengaruhi kualitas dari proyek game Assassin’s Creed berikutnya. Bagaimana pendapat Anda mengenai kehadiran veteran dalam franchise ini sebagai pimpinan baru? Apakah Anda percaya bahwa mereka mampu membawa Assassin’s Creed ke tingkat yang lebih baik?

