Lasarus, Ketua Komisi V DPR, mengusulkan agar pemerintah mencari sumber pendanaan baru untuk mengatasi dampak banjir dan longsor di Sumatra dan Aceh. Menurut Lasarus, salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah penggunaan dana darurat Bank Indonesia (BI) dan melakukan realokasi anggaran makan bergizi gratis (MBG) yang belum terserap. Meskipun pemerintah telah mengalokasikan Rp4 miliar untuk 52 pemerintah kabupaten yang terdampak, Lasarus merasa jumlah tersebut masih tidak mencukupi. Menteri Pekerjaan Umum (PU) melaporkan bahwa Sumatra Barat membutuhkan dana sebesar Rp13 triliun, sementara Aceh dan Sumatra Utara mengalami dampak yang lebih parah. Lasarus meminta agar pemerintah tidak terkendala dalam mengalokasikan anggaran bencana dan memberikan diskresi penggunaan dana demi penanganan bencana. Menurutnya, kebutuhan keuangan harus dipenuhi tanpa harus menunggu persetujuan terlebih dahulu, asalkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara dipenuhi. Keterlibatan Lasarus dalam memberikan usulan ini diharapkan dapat membantu penanganan bencana secara efektif dan efisien.

