Tuesday, April 14, 2026
No menu items!
HomeberitaDaryono Mundur Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Daryono Mundur Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Daryono telah mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Keputusan tersebut diambil secara tiba-tiba setelah ia aktif memberikan informasi terkait kondisi awan di Indonesia. Ia mengajukan permohonan pengunduran diri dan pensiun dini kepada pimpinan BMKG serta meminta media untuk tidak mencantumkan jabatannya dalam liputan berita.

Meskipun usia pensiun jabatan eselon II adalah 60 tahun, Daryono yang kini berusia 54 tahun telah mengajukan pensiun dini. Meskipun masih tercatat sebagai pegawai BMKG hingga 1 Mei mendatang, saat ini ia sedang menjalani perawatan kesehatan karena sakit mata yang disebut distrofi kornea. Posisi Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG kini diisi oleh Pelaksana Tugas Rahmat Triyono.

Meskipun telah mundur dari jabatannya, Daryono tetap berkomitmen untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Sebagai seismolog, ia memahami pentingnya pemahaman ilmiah terkait gempa bumi dan tsunami di Indonesia. Selama menjabat sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikenal aktif memberikan informasi terkait konsep dan teori kegempaan baik di dalam maupun luar negeri.

Daryono, yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 21 Februari 1971, memiliki latar belakang pendidikan meteorologi dan geofisika. Karier di BMKG dimulai sebagai staf teknis di Balai MKG Wilayah III Denpasar dan kemudian menduduki berbagai posisi strategis sebelum akhirnya menjabat sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG. Meskipun secara resmi melepas jabatannya, Daryono berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer