Monday, February 16, 2026
No menu items!
HomeberitaCiputat Dikepung Sampah: Bau Busuk Tumpukan Pinggir Jalan

Ciputat Dikepung Sampah: Bau Busuk Tumpukan Pinggir Jalan

Kondisi ‘darurat sampah’ sedang terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dimana tumpukan sampah plastik terlihat menumpuk di pinggir jalan tanpa terangkut. Situasi ini telah terjadi selama setidaknya sepekan terakhir di daerah Ciputat. Bau busuk yang menyengat dari tumpukan sampah yang menggunung tersebut mengganggu aktivitas warga setempat dan menyebabkan ketidaknyamanan. Penumpukan sampah ini diduga terjadi karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang sudah melebihi kapasitasnya dan dalam kondisi overload. Imbas dari kondisi overload tersebut, petugas Dinas Lingkungan Hidup Tangsel belum berhasil mengangkut sampah selama beberapa hari di beberapa titik, seperti Pasar Cimanggis, median jalan Dewi Sartika, Pasar Ciputat, dan kolong Flyover Ciputat.

Bahkan di kolong flyover tersebut, tumpukan sampah diperkirakan hampir mencapai dua meter, menyebabkan aroma busuk menyebar di sepanjang jalan. Warga sekitar juga mengalami ketidaknyamanan akibat kondisi jalan yang macet dan bau busuk yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah tersebut. TPA Cipeucang, merupakan satu-satunya tempat pembuangan sampah resmi untuk wilayah Tangsel, dilaporkan dalam kondisi kritis karena overload, bahkan gunungan sampah di TPA tersebut ‘nyaris’ menimbun rumah warga sekitar. Beberapa warga serta pabrik yang terdampak akibat situasi overload tersebut sudah mulai merasakan dampaknya.

Di tengah kondisi tersebut, warga setempat juga mengeluhkan luapan sungai yang diduga disebabkan oleh TPA Cipeucang, yang bisa memicu banjir wilayah sekitar. Sampah di TPA tersebut hanya dikeruk tanpa benar-benar diangkut, yang kemudian memicu longsoran sampah. Warga setempat menerima kompensasi dari pemerintah daerah, namun kompensasi tersebut dianggap tidak mencukupi. Sejumlah rumah warga mulai terdampak oleh tumpukan sampah yang semakin meningkat, bahkan sudah sampai ke tanah milik warga itu sendiri. Situasi darurat sampah ini menunjukkan kebutuhan akan kerjasama lintas daerah untuk mengatasi permasalahan sampah dan penanganan yang lebih efektif.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer