LIVEKamis, 20 Agustus 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
BerandaotomotifCara Kerja Teknologi i-DM JETOUR T2: Tembus 1.200 KM
otomotif

Cara Kerja Teknologi i-DM JETOUR T2: Tembus 1.200 KM

JETOUR T2 i-DM datang membawa satu tawaran yang langsung menarik perhatian: SUV petualang yang tidak hanya mengandalkan mesin bensin, tetapi juga teknologi plug-in hybrid untuk mengejar jarak tempuh jauh tanpa membuat pengemudi terlalu sering mencari stasiun pengisian. Di tengah kekhawatiran soal daya jelajah mobil elektrifikasi, PT JETOUR Sales Indonesia mencoba menjawabnya lewat sistem Intelligent Dual Mode atau i-DM.

Lewat teknologi ini, JETOUR menempatkan T2 i-DM sebagai SUV yang ditujukan untuk pengendara yang ingin tenaga besar, efisiensi, dan fleksibilitas dalam satu paket. Klaim jarak tempuhnya pun tidak main-main: mobil ini disebut mampu menembus lebih dari 1.200 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Bagi segmen SUV petualang, angka itu jelas menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.

Cara Kerja i-DM: Tiga Komponen yang Saling Mengisi

Inti dari JETOUR T2 i-DM ada pada kombinasi tiga komponen utama: mesin bensin 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik, dan transmisi khusus Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Ketiganya tidak bekerja secara terpisah, melainkan saling berkoordinasi secara otomatis untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara.

Dalam praktiknya, sistem i-DM akan memilih mode yang paling efisien sesuai kondisi jalan dan kebutuhan tenaga. Saat mobil melaju santai, tenaga listrik bisa menjadi andalan. Ketika butuh dorongan lebih besar, mesin bensin ikut ambil peran. Dalam situasi tertentu, keduanya dapat bekerja bersamaan agar performa tetap terjaga.

Skema seperti ini membuat JETOUR T2 i-DM tidak hanya bergantung pada satu sumber tenaga. Pengemudi mendapat fleksibilitas lebih besar karena sistem akan menyesuaikan distribusi daya secara otomatis. Pendekatan inilah yang menjadi pembeda utama i-DM dibanding SUV konvensional.

Dirancang untuk Petualangan, Bukan Sekadar Gaya

Menurut Irwan Nugraha Kurnia, Product Senior Manager PT JETOUR Sales Indonesia, teknologi i-DM memang disesuaikan dengan karakter pengguna yang mengutamakan pengalaman berkendara dan kebutuhan medan yang beragam. JETOUR T2 i-DM disebut ditujukan untuk pencinta petualangan yang membutuhkan performa tinggi, tetapi tetap ingin efisiensi dalam pemakaian harian.

Di atas kertas, SUV ini membawa dua motor listrik, transmisi 3 Speed DHT, serta 9 skenario hybrid yang memungkinkan sistem bekerja dalam berbagai kondisi. Kombinasi tersebut membuat T2 i-DM tidak hanya cocok untuk perjalanan dalam kota, tetapi juga untuk perjalanan jauh yang menuntut daya tahan lebih besar.

JETOUR juga menempatkan model ini sebagai pilihan off-road yang tetap rasional dari sisi biaya kepemilikan. Dengan harga Rp 688.000.000, T2 i-DM diposisikan sebagai SUV tangguh yang menawarkan teknologi elektrifikasi tanpa meninggalkan karakter petualangannya.

Pengisian Lebih Praktis, Efisiensi Tetap Dijaga

Fatur Farhananda, Product Trainer PT JETOUR Sales Indonesia, menjelaskan bahwa i-DM pada JETOUR T2 dirancang untuk menjaga efisiensi bahan bakar di berbagai pola penggunaan. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan mengisi daya secara otomatis saat mobil melaju melalui regenerative braking. Energi yang biasanya terbuang saat pengereman bisa dikembalikan ke baterai, sehingga pemakaian daya menjadi lebih efisien.

Selain itu, JETOUR T2 i-DM juga didukung DC Fast Charging 50 kW. Dukungan ini membuat proses pengisian baterai menjadi lebih praktis dan tidak terlalu menyita waktu. Dalam konteks penggunaan harian, fitur seperti ini penting karena memberi ruang lebih besar bagi pengemudi untuk memanfaatkan mode listrik tanpa khawatir soal waktu pengisian yang terlalu lama.

Dengan pendekatan hybrid yang matang, JETOUR T2 i-DM mencoba mengambil posisi di tengah: cukup bertenaga untuk medan menantang, tetapi tetap efisien untuk pemakaian sehari-hari. Di pasar SUV yang semakin padat, kombinasi jarak tempuh panjang, sistem hybrid adaptif, dan kemampuan pengisian cepat menjadi modal yang membuat model ini layak diperhatikan.

Penulis

Redaksi otomotif

Akun redaksi KabarDPR untuk kategori otomotif.