LIVEMinggu, 11 Oktober 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
Beranda›Ekonomi›Bulog Distribusikan Bantuan Beras ke Wilayah Selatan Lampung
Ekonomi

Bulog Distribusikan Bantuan Beras ke Wilayah Selatan Lampung

Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras ke Wilayah Selatan Lampung

Perum Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan melanjutkan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Provinsi Lampung, Jumat (11/9). Penyaluran itu dilakukan sebagai bagian dari tugas pemerintah kepada Bulog dalam menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Penyerahan bantuan secara simbolis digelar di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan kepada sejumlah perwakilan Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Dalam kegiatan tersebut, setiap PBP menerima 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Ahmad Rizal menegaskan Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dan mengawal proses penyaluran bantuan hingga diterima masyarakat yang berhak. Ia menyampaikan, “Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dengan memastikan ketersediaan stok serta kelancaran penyaluran bantuan pangan hingga diterima oleh masyarakat yang berhak.”

Bulog juga memastikan kesiapan operasional dan distribusi hingga tingkat wilayah dalam pelaksanaan di Lampung Selatan. Proses penyaluran itu didukung jajaran Bulog di daerah yang mendampingi langsung kegiatan di KDMP Pisang.

Di Provinsi Lampung, bantuan pangan beras menyasar lebih dari 1,2 juta PBP dengan total alokasi lebih dari 37,27 ribu ton beras. Adapun di Kabupaten Lampung Selatan, bantuan disalurkan kepada 182 ribu PBP dengan total alokasi hampir 5,5 ribu ton beras.

Khusus di Desa Pisang, program ini menyasar 233 PBP dengan total bantuan hampir 7 ribu kilogram beras untuk tiga bulan.

Penyaluran bantuan pangan disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung stabilitas pasokan dan harga beras.

Zulkifli Hasan mengatakan bantuan pangan masih akan berlanjut untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 dengan penambahan alokasi hingga 1 juta ton beras bagi sekitar 33,2 juta PBP.

“Bantuan lanjutan ini penting untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat, terutama memasuki masa paceklik ketika masyarakat menghadapi tantangan dalam memperoleh beras. Kebijakan tersebut telah diusulkan kepada Presiden dan mendapat persetujuan,” kata Zulkifli Hasan.

Bulog menyatakan akan terus bersinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas.

Perusahaan pelat merah itu juga menyebut akan menjalankan penugasan secara optimal melalui dukungan ketersediaan stok, jaringan pergudangan, serta kesiapan operasional dan distribusi di seluruh wilayah.

Sumber: CNN Indonesia

Penulis

Redaksi_Ekonomi

Redaksi Ekonomi KabarDPR bertugas menyajikan informasi dan pemberitaan seputar perkembangan ekonomi nasional dan global, kebijakan fiskal dan moneter, dunia usaha, investasi, perdagangan, perbankan, pasar modal, industri, UMKM, ketenagakerjaan, energi, serta ekonomi digital.