LIVEMinggu, 16 Agustus 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
BerandaolahragaBripda Dita Raih Emas di Piala Kapolri: Apresiasi Polda Papua
olahraga

Bripda Dita Raih Emas di Piala Kapolri: Apresiasi Polda Papua

JAKARTA — Polda Papua punya alasan kuat untuk berbangga. Di tengah ketatnya persaingan ajang judo Piala Kapolri 2025 di Jakarta, Bripda Dita Aulia Permata Putri berhasil naik podium tertinggi setelah merebut medali emas kelas +70 kilogram putri. Kemenangan itu bukan sekadar catatan hasil pertandingan, melainkan juga penegasan bahwa atlet dari Papua mampu bersaing di level nasional dan pulang membawa prestasi.

Apresiasi pun datang dari jajaran Polda Papua. Kombes Hengky Pramudya menilai capaian Bripda Dita bersama rekan-rekannya lahir dari proses panjang yang tidak instan. Menurut dia, prestasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan buah dari latihan keras, disiplin, dan semangat untuk terus maju meski menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah.

“Prestasi yang diraih merupakan hasil dari dedikasi, latihan keras, dan semangat pantang menyerah,” ujar Hengky dalam keterangannya.

Emas yang Membawa Nama Papua

Bagi Polda Papua, medali emas yang diraih Bripda Dita memiliki arti lebih dari sekadar kemenangan di atas matras. Hasil itu menjadi simbol bahwa pembinaan atlet di lingkungan kepolisian daerah tersebut berjalan dan mampu melahirkan sosok yang kompetitif. Bripda Dita yang sehari-hari bertugas di bidang keuangan Polda Papua membuktikan bahwa tugas kedinasan tidak menghalangi prestasi di bidang olahraga.

Keberhasilannya juga menjadi sorotan karena datang dari kelas yang dikenal menuntut kekuatan, teknik, dan ketahanan fisik tinggi. Di nomor +70 kilogram putri, setiap pertandingan menuntut konsentrasi penuh dan kesiapan mental yang tidak bisa ditawar. Dalam situasi seperti itu, kemenangan Bripda Dita menempatkannya sebagai salah satu atlet yang mampu menjawab tekanan dengan hasil terbaik.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat citra Papua sebagai daerah yang memiliki talenta olahraga mumpuni, termasuk di cabang bela diri. Bagi institusi, hasil ini menjadi dorongan moral bahwa kerja pembinaan yang dilakukan di tingkat daerah memang bisa berbuah prestasi di panggung nasional.

Empat Atlet, Satu Tim, Satu Misi

Dalam kejuaraan judo Piala Kapolri 2025, Polda Papua tidak hanya mengandalkan Bripda Dita. Total ada empat atlet yang dikirim untuk tampil dan membawa nama satuan mereka di Jakarta. Tim ini dipimpin oleh Aiptu Victor Christian D. Manggaprouw sebagai pelatih, dengan Brigpol Kadek Arfclinton Muliaartha sebagai ofisial yang mendampingi langsung selama kejuaraan berlangsung.

Kehadiran tim pendukung tersebut menunjukkan bahwa pencapaian di arena pertandingan tidak lahir dari kerja individu semata. Ada proses persiapan, pengawasan, dan pendampingan yang memastikan para atlet tampil dalam kondisi terbaik. Meski tidak semua berhasil meraih hasil yang sama, keikutsertaan empat atlet Polda Papua memberi gambaran bahwa pembinaan cabang judo di lingkungan kepolisian setempat terus berjalan.

Kejuaraan ini sendiri diikuti 264 peserta dari kalangan anggota Polri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah itu menunjukkan betapa ketatnya persaingan yang harus dihadapi para atlet. Di tengah kompetisi yang padat dan kualitas lawan yang merata, satu medali emas menjadi capaian yang patut dicatat.

Ajang Nasional yang Jadi Ukuran Kemampuan

Piala Kapolri 2025 dibuka oleh Ketua Perkumpulan Judo Bhayangkara (PJB) Pusat, Irjen Pol Daniel Adityajaya, yang juga menjabat Kapolda Bali. Pembukaan ajang oleh pimpinan PJB pusat menandai pentingnya kejuaraan ini sebagai ruang unjuk kemampuan sekaligus pembinaan prestasi bagi anggota Polri dari seluruh Indonesia.

Dalam konteks itu, kemenangan Bripda Dita bukan hanya kabar baik untuk Polda Papua, tetapi juga menjadi ukuran bahwa potensi dari wilayah timur Indonesia dapat tampil menonjol ketika diberi ruang dan kesempatan yang sama. Prestasi ini menambah daftar bukti bahwa olahraga di lingkungan kepolisian bukan sekadar aktivitas pendukung, melainkan juga jalur pembentukan karakter, disiplin, dan daya saing.

Di tengah sorotan terhadap hasil akhir, keberhasilan Bripda Dita Aulia Permata Putri menjadi cerita yang menonjol dari kontingen Papua: seorang anggota Polri yang tetap konsisten menjalankan tugas, sekaligus mampu mengangkat nama daerahnya lewat prestasi di arena nasional.

Penulis

Redaksi olahraga

Akun redaksi KabarDPR untuk kategori olahraga.