Brian Armstrong, CEO dan pendiri Coinbase, mengungkapkan pandangannya bahwa sistem keuangan tradisional saat ini mengalami kerusakan. Armstrong meyakini bahwa teknologi blockchain memiliki potensi besar untuk menggeser sistem keuangan konvensional yang dianggapnya sudah usang dan tidak efisien. CEO Fidelity, Abigael Johnson, juga memberikan dukungan terhadap blockchain dengan menyebut teknologi di balik sistem keuangan tradisional sebagai sesuatu yang “menakutkan” dan primitif. Menurut Johnson, blockchain akan menggantikan fondasi sistem keuangan saat ini.
Armstrong juga menyoroti bahwa masalah dalam sistem keuangan tradisional tidak hanya berkaitan dengan efisiensi, tetapi juga berdampak negatif terhadap ekosistem investasi, terutama bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa terjadi pergeseran signifikan dalam cara anak muda memandang investasi dan pembangunan kekayaan. Dalam unggahannya di platform X, Armstrong menulis bahwa sistem keuangan tradisional yang rusak telah mendorong generasi muda untuk mencari alternatif investasi seperti kripto.
Pernyataan Armstrong tersebut mendapat respons positif dari komunitas kripto dan pelaku pasar global, menunjukkan adanya optimisme terhadap perkembangan teknologi blockchain di masa depan.

