crypto

Bitcoin Turun $62K, Solana Anjlok 4,5%: Analisis Pasar Terkini

Harga Aset Kripto Turun, Bitcoin dan Ethereum Melemah Lebih dari 2%

Perdagangan aset kripto dalam 24 jam terakhir tercatat masih berada di zona merah. Tren pelemahan ini terutama dialami oleh Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) yang turun lebih dari 2%.

Harga Bitcoin dan Ethereum Menurun

Menurut data dari Coinmarketcap pada Kamis (9/7/2026), Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai US$ 1,25 triliun, mengalami penurunan sebesar 2,07% menjadi US$ 62.260,44 dalam 24 jam terakhir. Pelemahan harga Bitcoin ini juga berdampak negatif pada pergerakan aset digital lainnya.

Ethereum, kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar US$ 209,75 miliar, juga turun 2,12% menjadi US$ 1.738,86. Meskipun demikian, ada beberapa aset kripto seperti USD Coin (USDC) yang tetap stabil, dan UNUS SED LEO (LEO) yang justru mengalami kenaikan selama 24 jam terakhir.

Aset Lainnya Juga Turun

Tidak hanya Bitcoin dan Ethereum, beberapa aset kripto besar lainnya juga mengalami pelemahan. Contohnya, Binance Coin (BNB) dengan kapitalisasi pasar US$ 76,45 miliar turun 2,04% menjadi US$ 567,21. Sedangkan XRP dengan kapitalisasi pasar US$ 68,13 miliar turun 2,27% menjadi US$ 1,09.

Di sisi lain, Tether (USDT) sebagai stablecoin relatif stabil dengan kapitalisasi pasar US$ 184,22 miliar, hanya mengalami penurunan tipis 0,01% menjadi US$ 0,9991.

Meski pasar aset kripto saat ini cenderung merah, masih harus terus dipantau perkembangannya karena pergerakan harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Source link