LIVEKamis, 20 Agustus 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
BerandacryptoBitcoin ETF Spot: Arus Dana Keluar 5 Minggu Terakhir
crypto

Bitcoin ETF Spot: Arus Dana Keluar 5 Minggu Terakhir

Bitcoin ETF Spot Tertekan 5 Pekan Beruntun, Arus Dana Keluar Tembus Rp 5,32 Triliun

Minat terhadap spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat kembali menunjukkan tanda-tanda melemah. Untuk lima pekan berturut-turut, produk investasi berbasis bitcoin itu mencatat arus dana keluar bersih, sebuah pola yang terakhir kali terlihat pada awal 2025. Tekanan ini muncul di tengah pelemahan pasar kripto yang lebih luas, yang ikut menggerus selera institusi terhadap aset berisiko.

Berdasarkan data SoSoValue, total arus keluar dari 12 ETF bitcoin spot di AS mencapai USD 316 juta atau sekitar Rp 5,32 triliun hingga 20 Februari 2026. Angka tersebut menegaskan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih, meski sempat ada aliran masuk kecil di akhir pekan.

Awal Pekan Dihantam Penjualan Bertubi-tubi

Tekanan paling besar terjadi sejak awal pekan. Pada Selasa, ETF bitcoin mencatat arus keluar sebesar USD 105 juta, disusul USD 133 juta pada Rabu, dan kembali terkoreksi USD 166 juta pada Kamis. Tiga sesi negatif beruntun ini menjadi penentu utama melemahnya performa mingguan produk tersebut.

Memang, ada sedikit perbaikan pada Jumat ketika ETF bitcoin membukukan arus masuk USD 88 juta. Namun, masuknya dana di hari terakhir perdagangan itu belum cukup untuk menutup tekanan sebelumnya. Hasilnya, pekan tersebut tetap berakhir dengan posisi negatif.

Jika dihitung sejak lima pekan terakhir, ETF bitcoin spot telah kehilangan sekitar USD 3,8 miliar. Ini menjadi periode pelemahan terbesar sejak Februari dan Maret tahun lalu, ketika dana serupa terkoreksi lebih dalam hingga sekitar USD 5,4 miliar dalam rentang lima pekan, setelah pengumuman tarif Trump dan memburuknya minat pada aset berisiko.

Dua Pekan Terberat Terjadi di Akhir Januari

Dalam rangkaian arus keluar tersebut, dua minggu paling berat terjadi pada akhir Januari. Pada periode itu, ETF bitcoin masing-masing kehilangan USD 1,33 miliar dan USD 1,49 miliar. Skala penarikan dana di dua pekan tersebut jauh lebih besar dibanding tekanan yang terlihat belakangan.

Sementara itu, tiga pekan terakhir justru menunjukkan penurunan yang lebih moderat. Arus keluar mingguan bergerak di kisaran USD 316 juta hingga USD 360 juta. Meski tidak sedalam dua pekan sebelumnya, tren ini tetap menandakan bahwa investor institusional belum kembali agresif masuk ke ETF bitcoin.

Sentimen Institusi Masih Rapuh di Tengah Pasar Kripto yang Melemah

Rangkaian arus keluar ini memperlihatkan satu hal penting: ketika pasar kripto kehilangan momentum, ETF bitcoin spot ikut merasakan dampaknya lebih cepat. Produk yang sempat dipandang sebagai pintu masuk utama investor institusional ke bitcoin itu kini justru berada dalam fase defensif, seiring kehati-hatian pasar terhadap volatilitas aset digital.

Meski sempat ada aliran dana masuk pada Jumat, data mingguan tetap menunjukkan bahwa pemulihan belum cukup kuat untuk membalikkan tren. Selama minat terhadap aset kripto secara umum belum membaik, ETF bitcoin spot kemungkinan masih akan bergerak dalam bayang-bayang tekanan arus keluar.

Penulis

Redaksi crypto

Akun redaksi KabarDPR untuk kategori crypto.