Sebanyak 234 kepala keluarga (KK) yang tinggal di tujuh desa Kecamatan Moutong dan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengalami dampak banjir karena curah hujan yang terus-menerus mempengaruhi daerah tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Moh Rivai, menyatakan bahwa sebanyak 227 KK di Kecamatan Moutong dan 7 KK di Kecamatan Taopa terdampak, termasuk kelompok rentan seperti 25 balita dan 15 lansia. Banjir ini terjadi pada Jumat pukul 17.00 WITA disebabkan oleh hujan deras yang membuat sungai di kedua kecamatan tersebut meluap dan merendam permukiman warga.
Para petugas BPBD mencatat bahwa tujuh desa terdampak banjir, yakni Desa Gio Barat, Moutong Utara, Pande, dan Pandelalap di Kecamatan Moutong, serta Desa Paria, Tompo, dan Sibatang di Kecamatan Taopa. Oleh karena itu, sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang aman, walaupun sebagian dari mereka kini telah kembali ke rumah masing-masing. Meskipun banjir kini sudah surut di beberapa wilayah, tim BPBD bersama warga tengah membersihkan sisa material lumpur yang diakibatkan oleh banjir.
Rivai menekankan bahwa warga harus tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut. Tim BPBD terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap dampak banjir untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga Parigi Moutong.

