LIVESabtu, 10 Oktober 2026
Ayo Dukung Produk UMKM IndonesiaKLIK DI SINI
BREAKING NEWS
Beranda›DPR›Anggota DPR minta QRIS dijadikan dasar analisis pembiayaan UMKM
DPR

Anggota DPR minta QRIS dijadikan dasar analisis pembiayaan UMKM

Anggota DPR minta QRIS dijadikan dasar analisis pembiayaan UMKM

Anggota Komisi XI DPR RI Fathi mendorong Bank Indonesia (BI) mengembangkan mekanisme agar riwayat transaksi QRIS dapat menjadi salah satu basis analisis perbankan dalam menilai potensi dan kemampuan usaha pelaku UMKM.

Menurut Fathi, rekam transaksi QRIS dapat memberi gambaran mengenai aktivitas dan skala ekonomi UMKM. Data itu dinilainya bisa membantu perbankan mengidentifikasi potensi pelaku usaha yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan, sekaligus memperluas akses pembiayaan.

“Saya ingin memberikan catatan terkait dengan QRIS. Kita sangat yakin bahwa QRIS ini bisa membantu UMKM untuk lebih cepat tumbuh dan berkembang, khususnya dalam rangka koneksi kepada sistem perbankan,” ujar Fathi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia mengusulkan agar BI menyusun mekanisme yang memungkinkan historical transaction QRIS menjadi salah satu bahan analisis bagi perbankan. Menurut dia, pemanfaatan data transaksi tersebut juga dapat mendorong lebih banyak UMKM menggunakan QRIS karena memiliki nilai tambah dalam membuka akses terhadap layanan perbankan.

“Sehingga UMKM ini akan lebih semangat untuk menggunakan QRIS dan perbankan mengetahui potensi daripada UMKM-UMKM yang mungkin belum tersentuh oleh fasilitas maupun pelayanan perbankan,” katanya.

Fathi menilai perluasan akses pembiayaan penting untuk mendorong UMKM berkembang dan naik kelas. Di sisi lain, ia juga mengapresiasi BI yang dinilai mampu menjaga stabilitas sistem moneter di tengah kondisi eksternal global.

“Tentu kita mengapresiasi, di saat kondisi eksternal yang terjadi di dunia akhir-akhir ini, Bank Indonesia mampu untuk tetap membawa stabilitas bagi sistem moneter kita,” ujar Fathi.

Sebagai informasi, BI mencatat hingga Juni 2026 QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna dan diterima oleh 44,86 juta merchant, dengan 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM.

BI menilai perluasan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong UMKM semakin terhubung dengan ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS bukan lagi sekadar alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal, melainkan sudah menjadi pintu masuk utama atau entry point bagi UMKM ke dalam ekosistem keuangan digital.

Sumber: ANTARA

Penulis

Redaksi DPR

Redaksi DPR KabarDPR bertugas menyajikan pemberitaan seputar DPR RI, rapat komisi, sidang paripurna, legislasi, anggaran, fungsi pengawasan, serta aktivitas pimpinan dan anggota DPR. Setiap informasi disusun dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, konteks kebijakan, dan kepentingan publik.