Harga Aset Kripto Melemah, Hanya LEO yang Mencatat Kenaikan
Belakangan ini, harga aset kripto selama 24 jam terakhir cenderung melemah. Dari 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, hanya LEO yang berhasil mencatat kenaikan. Sementara itu, kripto lain mengalami penurunan bervariasi mulai dari di bawah 1% hingga lebih dari 10%. Hal ini mencerminkan tekanan yang masih mengintai pasar kripto global.
Bitcoin (BTC) Tetap Mendominasi Meski Terkoreksi
Meskipun mengalami pelemahan, Bitcoin (BTC) masih menjadi aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencapai USD 1,52 triliun. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin diperdagangkan di level USD 75.711,42 atau turun 2,38%. Namun, minat investor terhadap BTC tetap tinggi, menunjukkan dominasinya di pasar kripto.
Ethereum (ETH) dan Aset Lainnya Juga Terkoreksi
Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, juga mengalami tekanan dengan harga mencapai USD 2.070,74 setelah turun 2,85%. Sementara itu, aset utama lainnya seperti Solana (SOL), XRP, dan Dogecoin (DOGE) juga terkoreksi, mencerminkan situasi pasar yang belum stabil.
Di sisi lain, Tether (USDT) sebagai stablecoin bergerak relatif stabil di level USD 0,9987, turun tipis 0,02%. Hal ini menunjukkan ketahanan USDT meski pasar kripto sedang tidak menentu.
Binance Coin (BNB) juga mengalami pelemahan sebesar 0,80% dengan harga USD 651,40. Namun, koreksi yang lebih terbatas ini menunjukkan ketahanan BNB di tengah tekanan pasar. Di sisi lain, XRP turun 2,30% menjadi USD 1,34, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 82,90 miliar.
